WELCOME TO MY BLOG

Jumat, 23 Maret 2012

PLH

 BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Pulau Jawa memiliki banyak sumber daya alam, dari beberapa macam sumber daya alam dapat dikelompokkan menjadi sumber daya alam darat, sumber daya alam pertambangan, sumber daya alam perairan, dan sumber daya alam pariwisata.
Dari keempat sumber daya alam yang ada di Pulau Jawa yang harus mendapat perhatian adalah sumber daya alam darat. Sumber daya alam darat khususnya tentang kehutanan yang mana hutan di Pulau Jawa banyak yang mengalami kerusakan karena adanya ilegal loging. Walaupun sudah dilaksanakan reboisasi, pelaku ilegal loging tetap saja melakukan penebangan liar.
Akhir-akhir ini lingkungan hidup dan sumber daya alam kita telah mengalami penurunan baik secara kualitas maupun kuantitas yang dapat menyebabkan global warming. Oleh karena itu, penyusun memilih judul “Kerusakan Hutan di Pulau Jawa”.

B.      Rumusan Masalah
Masalah-masalah yang diteliti, dirumuskan :
1)      Apa yang dimaksud dengan hutan?
2)      Apa manfaat hutan?
3)      Apa faktor penyebab kerusakan hutan di Indonesia?
4)      Dampak apa saja yang ditimbulkan oleh kerusakan hutan ?
5)      Daerah manakah yang mengalami kerusakan hutan ?

C.      Ruang Lingkup
Pembatasan masalah yang diteliti penyusun adalah :
1)      Pengertian hutan
2)      Manfaat hutan
3)      Penyebab kerusakan hutan
4)      Dampak kerusakan hutan
5)      Daerah yang mengalami kerusakan hutan



D.     Tujuan Penelitian
1)      Agar pembaca dapat mengetahui pengertian hutan.
2)      Mengetahui manfaat-manfaat hutan.
3)      Mengetahui penyebab kerusakan hutan.
4)      Mengetahui dampak kerusakan hutan.
5)      Mengetahui daerah yang mengalami kerusakan hutan

E.      Manfaat
1)      Pembaca dapat menyadari tentang pentingnya sumber daya hutan bagi kehidupan makhluk hidup.
2)      Pembaca dapat lebih bertanggung jawab dan berusaha untuk menjaga kelestarian hutan.
3)      Pembaca dapat belajar menjaga dan melestarikan hutan serta menemukan cara-cara terbaru untuk mengoptimalkan hutan di Indonesia.
4)      Untuk menambah wawasan pembaca mengenai manfaat hutan,penyebab penyebab kerusakan hutan di Indonesia serta dampak kerusakan hutan terhadap kelangsungan hidup makluk hidup lainnya.
5)      Sebagai salah satu acuan dalam membuat karya tulis berikutnya.




BAB II
PEMBAHASAN

A.     Pengertian Hutan
Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida (carbon dioxide sink), habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling penting.Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar.Hutan merupakan suatu kumpulan tetumbuhan, terutama pepohonan atau tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas.

B.      Manfaat – Manfaat Hutan
Hutan memiliki banyak manfaat untuk kita semua. Hutan merupakan paru-paru dunia sehingga perlu kita jaga karena jika tidak maka hanya akan membawa dampak yang buruk bagi kita di masa kini dan masa yang akan datang.
·         Manfaat/Fungsi Ekonomi :
a)      Hasil hutan dapat dijual langsung atau diolah menjadi berbagai barang yang bernilai tinggi.
b)      Membuka lapangan pekerjaan bagi pembalak hutan legal.
c)      Menyumbang devisa negara dari hasil penjualan produk hasil hutan ke luar negeri.
·         Manfaat/Fungsi Klimatologis :
a)      Hutan dapat mengatur iklim.
b)      Hutan berfungsi sebagai paru-paru dunia yang menghasilkan oksigen bagi kehidupan.
·         Manfaat/Fungsi Hidrolis :
a)      Dapat menampung air hujan di dalam tanah.
b)      Mencegah intrusi air laut yang asin.
c)      Menjadi pengatur tata air tanah.

·         Manfaat/Fungsi Ekologis :
a)      Mencegah erosi dan banjir.
b)      Menjaga dan mempertahankan kesuburan tanah.
c)      Sebagai wilayah untuk melestarikan kenaekaragaman hayati.

C.      Penyebab Kerusakan Hutan
Kerusakan hutan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya :
1)      Pemanfaatan sumber daya hutan secara berlebihan, contoh penebangan hutan oleh pengusaha swasta HPH (Hak Penguasaan Hutan) seperti untuk keperluan industri, peralatan rumah tangga dan bahan bangunan
2)      Pengalihan fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian, pemukiman atau kegiatan pertambangan
3)      Penebangan hutan yang dilakukan oleh para peladang berpindah
4)       Kebakaran hutan karena ulah manusia atau faktor alam

D.     Dampak Kerusakan Hutan
Kerusakan hutan dapat menimbulkan beberapa dampak, diantaranya :
1)      Punahnya berbagai jenis hewan dan tumbuhan
2)      Terjadinya perubahan iklim karena pengaturan klimatologis seperti hujan, suhu, dan sinar matahari menjadi tidak lagi berfungsi
3)      Terjadinya kekeringan pada musim kemarau dan akan terjadi banjir pada musim hujan
4)      Terjadinya lahan kritis dimana tanah menjadi tidak subur sehingga tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik

E.      Daerah yang Mengalami Kerusakan Hutan
Peringkat kerusakan hutan tertinggi, di wilayah Unit I Jatim, Unit II Jateng dan Unit III Jabar. Jatim berada di kawasan Padangan (Bojonegoro), Saradan (Madiun) dan Ngawi. Jateng di Cepu, Karangharjo, Randu Belatung dan Parengan. Sedangkan di Jabar yaitu Sumedang dan Tasikmalaya


BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Dari pembahasan di bab II penulis dapat menyimpulkan bahwa kerusakan hutan yang ada di beberapa daerah di Pulau Jawa merupakan salah satu ulah manusia yang dapat menyebabakan berbagai bencana bagi lingkungan maupun kehidupan manusia.
Maka dari itu masyarakat harus menyadari akan pentingnya fungsi hutan bagi lingkungan maupun kehidupan manusia. Untuk melakukan apa yang dicita - citakan tidak akan berhasil tanpa didukung oleh kesadaran manusianya. Maka dari itu, dalam kerangka memelihara lingkungan, mulailah dari yang kecil. Mulailah dari diri sendiri dan mulailah dari sekarang. Mari kita cintai diri kita dan makhluk lain dibumi dengan senantiasa menjaga dan memelihara lingkungan hidup.

B.      Kritik dan Saran
a)      Ikut menjaga kelestarian hutan dengan cara mengikuti program reboisasi
b)      Memberi penyuluhan kepada masyarakat tentang bagaimana cara menjaga kelestarian hutan dengan baik
c)      Seharusnya pihak pemerintah lebih memerhatikan
d)      Masyarakat diharapkan terus menjaga dan merawat hutan serta dapat belajar dan mengembangkan wawasannya mengenai hutan di Indonesia agar dapat dimanfaatkan secara optimal danIndonesia menjadi lebih sejahtera.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar