WELCOME TO MY BLOG

Jumat, 23 Maret 2012

CARA MEMBUAT TAPE

MEMBUAT TAPE SINGKONG 


Adapun bahan-bahannya adalah:
1)   1.  singkong yang sudah tua 2 kg,
2)  2.  ragi tape yang manis ( dapat dibeli di toko bahan kue / pasar tradisional ).


Sedangkan alat-alat yang diperlukan:
1)  1.   pisau pengupas,
2) 2.   panci untuk mengukus plus tutupnya,
3) 3.   kompor,
4) 4.   nyiru / tampah bambu,
5) 5.   cobek / cowek dan munthunya untuk menepungkan ragi tape,
6) 6.  daun pisang secukupnya, dan
7) 7.   bakul dari bambu.


Cara pembuatannya : 
singkong dikupas kulitnya, kemudian dicuci bersih, dipotong-potong atau dibiarkan utuh. Lalu ditanak dalam panci sampai setengah matang, setelah itu singkong diangkat dan ditata / diangin-anginkan di atas nyiru sampai dingin, ragi ditumbuk sampai halus, singkong dilumuri tepung ragi satu persatu sampai merata betul, kemudian ditempatkan dalam bakul bambu yang sudah dialasi / dilambari daun pisang secara rapat / merata, isi sampai bakul tsb penuh, setelah penuh tutup rapat bakul dengan daun pisang dan tambahkan kain yang diikat rapat sebagai penutup bagian atas bakul. Simpan di tempat yang teduh / gelap selama 3 hari

oleh : eprylya s. p.

PLH

 BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Pulau Jawa memiliki banyak sumber daya alam, dari beberapa macam sumber daya alam dapat dikelompokkan menjadi sumber daya alam darat, sumber daya alam pertambangan, sumber daya alam perairan, dan sumber daya alam pariwisata.
Dari keempat sumber daya alam yang ada di Pulau Jawa yang harus mendapat perhatian adalah sumber daya alam darat. Sumber daya alam darat khususnya tentang kehutanan yang mana hutan di Pulau Jawa banyak yang mengalami kerusakan karena adanya ilegal loging. Walaupun sudah dilaksanakan reboisasi, pelaku ilegal loging tetap saja melakukan penebangan liar.
Akhir-akhir ini lingkungan hidup dan sumber daya alam kita telah mengalami penurunan baik secara kualitas maupun kuantitas yang dapat menyebabkan global warming. Oleh karena itu, penyusun memilih judul “Kerusakan Hutan di Pulau Jawa”.

B.      Rumusan Masalah
Masalah-masalah yang diteliti, dirumuskan :
1)      Apa yang dimaksud dengan hutan?
2)      Apa manfaat hutan?
3)      Apa faktor penyebab kerusakan hutan di Indonesia?
4)      Dampak apa saja yang ditimbulkan oleh kerusakan hutan ?
5)      Daerah manakah yang mengalami kerusakan hutan ?

C.      Ruang Lingkup
Pembatasan masalah yang diteliti penyusun adalah :
1)      Pengertian hutan
2)      Manfaat hutan
3)      Penyebab kerusakan hutan
4)      Dampak kerusakan hutan
5)      Daerah yang mengalami kerusakan hutan



D.     Tujuan Penelitian
1)      Agar pembaca dapat mengetahui pengertian hutan.
2)      Mengetahui manfaat-manfaat hutan.
3)      Mengetahui penyebab kerusakan hutan.
4)      Mengetahui dampak kerusakan hutan.
5)      Mengetahui daerah yang mengalami kerusakan hutan

E.      Manfaat
1)      Pembaca dapat menyadari tentang pentingnya sumber daya hutan bagi kehidupan makhluk hidup.
2)      Pembaca dapat lebih bertanggung jawab dan berusaha untuk menjaga kelestarian hutan.
3)      Pembaca dapat belajar menjaga dan melestarikan hutan serta menemukan cara-cara terbaru untuk mengoptimalkan hutan di Indonesia.
4)      Untuk menambah wawasan pembaca mengenai manfaat hutan,penyebab penyebab kerusakan hutan di Indonesia serta dampak kerusakan hutan terhadap kelangsungan hidup makluk hidup lainnya.
5)      Sebagai salah satu acuan dalam membuat karya tulis berikutnya.




BAB II
PEMBAHASAN

A.     Pengertian Hutan
Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida (carbon dioxide sink), habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling penting.Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar.Hutan merupakan suatu kumpulan tetumbuhan, terutama pepohonan atau tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas.

B.      Manfaat – Manfaat Hutan
Hutan memiliki banyak manfaat untuk kita semua. Hutan merupakan paru-paru dunia sehingga perlu kita jaga karena jika tidak maka hanya akan membawa dampak yang buruk bagi kita di masa kini dan masa yang akan datang.
·         Manfaat/Fungsi Ekonomi :
a)      Hasil hutan dapat dijual langsung atau diolah menjadi berbagai barang yang bernilai tinggi.
b)      Membuka lapangan pekerjaan bagi pembalak hutan legal.
c)      Menyumbang devisa negara dari hasil penjualan produk hasil hutan ke luar negeri.
·         Manfaat/Fungsi Klimatologis :
a)      Hutan dapat mengatur iklim.
b)      Hutan berfungsi sebagai paru-paru dunia yang menghasilkan oksigen bagi kehidupan.
·         Manfaat/Fungsi Hidrolis :
a)      Dapat menampung air hujan di dalam tanah.
b)      Mencegah intrusi air laut yang asin.
c)      Menjadi pengatur tata air tanah.

·         Manfaat/Fungsi Ekologis :
a)      Mencegah erosi dan banjir.
b)      Menjaga dan mempertahankan kesuburan tanah.
c)      Sebagai wilayah untuk melestarikan kenaekaragaman hayati.

C.      Penyebab Kerusakan Hutan
Kerusakan hutan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya :
1)      Pemanfaatan sumber daya hutan secara berlebihan, contoh penebangan hutan oleh pengusaha swasta HPH (Hak Penguasaan Hutan) seperti untuk keperluan industri, peralatan rumah tangga dan bahan bangunan
2)      Pengalihan fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian, pemukiman atau kegiatan pertambangan
3)      Penebangan hutan yang dilakukan oleh para peladang berpindah
4)       Kebakaran hutan karena ulah manusia atau faktor alam

D.     Dampak Kerusakan Hutan
Kerusakan hutan dapat menimbulkan beberapa dampak, diantaranya :
1)      Punahnya berbagai jenis hewan dan tumbuhan
2)      Terjadinya perubahan iklim karena pengaturan klimatologis seperti hujan, suhu, dan sinar matahari menjadi tidak lagi berfungsi
3)      Terjadinya kekeringan pada musim kemarau dan akan terjadi banjir pada musim hujan
4)      Terjadinya lahan kritis dimana tanah menjadi tidak subur sehingga tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik

E.      Daerah yang Mengalami Kerusakan Hutan
Peringkat kerusakan hutan tertinggi, di wilayah Unit I Jatim, Unit II Jateng dan Unit III Jabar. Jatim berada di kawasan Padangan (Bojonegoro), Saradan (Madiun) dan Ngawi. Jateng di Cepu, Karangharjo, Randu Belatung dan Parengan. Sedangkan di Jabar yaitu Sumedang dan Tasikmalaya


BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Dari pembahasan di bab II penulis dapat menyimpulkan bahwa kerusakan hutan yang ada di beberapa daerah di Pulau Jawa merupakan salah satu ulah manusia yang dapat menyebabakan berbagai bencana bagi lingkungan maupun kehidupan manusia.
Maka dari itu masyarakat harus menyadari akan pentingnya fungsi hutan bagi lingkungan maupun kehidupan manusia. Untuk melakukan apa yang dicita - citakan tidak akan berhasil tanpa didukung oleh kesadaran manusianya. Maka dari itu, dalam kerangka memelihara lingkungan, mulailah dari yang kecil. Mulailah dari diri sendiri dan mulailah dari sekarang. Mari kita cintai diri kita dan makhluk lain dibumi dengan senantiasa menjaga dan memelihara lingkungan hidup.

B.      Kritik dan Saran
a)      Ikut menjaga kelestarian hutan dengan cara mengikuti program reboisasi
b)      Memberi penyuluhan kepada masyarakat tentang bagaimana cara menjaga kelestarian hutan dengan baik
c)      Seharusnya pihak pemerintah lebih memerhatikan
d)      Masyarakat diharapkan terus menjaga dan merawat hutan serta dapat belajar dan mengembangkan wawasannya mengenai hutan di Indonesia agar dapat dimanfaatkan secara optimal danIndonesia menjadi lebih sejahtera.


tata surya

Selasa, 06 Maret 2012

cerpen


KISAH CINTA PERTAMAKU

Pada suatu hari aku pergi menemani sahabatku kesebuah desa yang bisa dikatakan di sana sahabatku mempunyai banyak saudara yang menetap di sana. Setelah sampai di desa tersebut aku berkenalan dengan keluarga sahabatku itu tapi ada yang membuat waktuku berhenti ketika ada seorang gadis yang menyapaku.

Dia berkata “boleh kenalan nggak?” sambil tersenyum. Dan di kala itu juga hati yang tidak pernah merasakan gempa saat itu juga merasakannya seperti ada guncangan yang sangat hebat sampai tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.

Hari demi hari telah terlewati, selama 2 hari selalu di temani oleh gadis ( MAWAR nama samaran ) tersebut kemanapun aku pergi dan kapanpun karena aku baru pertama kali datang ke desa itu jadi aku belum tau rutenya. Selama dua hari itu aku merasa berbeda karna baru kali ini aku menemui seorang gadis yang lembut tutur katanya, senyumannya, pandanga matanya, semuanya sangat menawan, dan bisa dikatakan sempurna.

Hari perpisahan memang membuatku sedikit gelisah karena hatiku masih menginginkan untuk tetap tinggal di sana. Berselang beberapa minggu aku ada jadwal pekerjaan ke suatu tempat dan kebetulan arah tempat itu melewati desa itu. Sebelum ke tempat pekerjaanku, aku berkunjung ke rumah Mawar. Karena bagiku semua di sana sudah seperti keluargaku sendiri, apa lagi pada saat aku tiba di sana, aku disambut dengan sangat baik. Tapi tiba-tiba hari itu hujan karena hujan aku disuruh menginap dirumahnya. Yang tidak habis pikir dia bela-belain membuat kue buat aku.

Paginya aku pamit untuk melanjutkan perjalanan, sebenarnya aku ingin mengajak Mawar tapi karena baru beberapa kali bertemu aku sungkan sama keluarganya.

Dia hanya berpesan “Hati-hati di jalan ya,”sambil tersenyum.

Di perjalanan aku terbayang-bayang terus senyumannya. Setelah tiba di tempat pekerjaanku aku langsung menghubungi Mawar lewat telepon. Hari demi hari aku lalui dan setelah urusanku selesai, aku paginya pulang. Tapi anehnya setiap berkunjung ke rumah Mawar pasti hujan, seperti sudah direncanakan. Aku ditawari menginap di rumahnya lagi. Malam itu adalah malam yang sangat menegangkan, ternyata di ruangan tengah sedang ada pertemuan sedangkan aku duduk di ruang tamu. Setelah sekian lama aku duduk, keluar lah seorang pemuda yang memandangku dengan tatapan tajam tapi dia langsung berjabat tangan denganku begitu pula orang tuanya dan tidak lama kemudian dia masuk lagi ke ruang tengah. Entah apa yang dibicarakan. Setelah itu dia keluar lagi menatapku dengan tatapan tajam.Dia pun langsung pulang bersama keluarganya. Dalam hatiku bertanya-tanya siapa pemuda itu dan untuk apa dia datang ke rumah Mawar. Aku tidak begitu memikirkannya. Karena sudah larut malam aku berkemas untuk tidur. Tapi tidak disangka, pemuda itu datang lagi dan tidak tanggung-tanggung dia langsung bertanya

“Apakah kamu yang merusak hubunganku dengan Mawar selama ini karena semenjak ada kamu dia sering menolakku” katanya.

Dan saat itu aku baru tahu ternyata Mawar adalah tunangannya dan tanpa berpikir panjang, pemuda itu mengajakku berkelahi karena aku juga hobi berkelahi jadi aku terima tantangannya. Di season pertama aku yang menang dan season kedua aku lagi yang menang. Tapi di season yang kedua ini aku bukan menang dari perkelahian melainkan semua keluarga Mawar mendukungku jadi aku menang mutlak. Setalah amarah pemuda itu reda dan dia hanya terdiam, tiba-tiba Mawar berlari ke arahku dan langsung memelukku dihadapan pemuda itu dan semua keluarganya sambil menangis. Di lain pihak aku langsung di interogasi oleh keluarganya Mawar.

“Apakah kamu suka sama Mawar?” kata ibu Mawar.
”Kalau kamu suka saya tidak melarang, jodoh tidak kemana” kata ayah Mawar.
Mawar juga langsung berkata kalau dia lebih memilihku daripada pemuda itu, alasannya sih karena pemuda itu kurang pengertian.

Dan aku pun menjawab “Untuk sekarang raga saya siap tapi batin saya belum siap karena masih ada beberapa hal yang belum saya laksanakan dan mesti saya capai dulu, karena saya ingin semuanya bahagia.”
Dan setelah itu pemuda itu mengalah dan pergi. Karena sudah larut malam aku disuruh beristirahat tapi aku tidak bisa tidur sampai pagi karena memikirkan pertanyaan itu dan baru itu juga aku di tembak cewek di depan orang tuanya. Dan setelah paginya seperti ada yang berubah semua memperhatikanku dengan senyuman. Setelah sarapan aku berpamitan untuk pulang.

Hari-hariku sudah berjalan seperti biasanya dan aku juga sering berkunjung ke rumahnya Mawar. Dan selalu ada goresan tinta emas disetiap pertemuan kami.
_”sekian”_