BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Pulau Jawa
memiliki banyak sumber daya alam, dari beberapa macam sumber daya alam dapat
dikelompokkan menjadi sumber daya alam darat, sumber daya alam pertambangan,
sumber daya alam perairan, dan sumber daya alam pariwisata.
Dari keempat
sumber daya alam yang ada di Pulau Jawa yang harus mendapat perhatian adalah
sumber daya alam darat. Sumber daya alam darat khususnya tentang kehutanan yang
mana hutan di Pulau Jawa banyak yang mengalami kerusakan karena adanya ilegal
loging. Walaupun sudah dilaksanakan reboisasi, pelaku ilegal loging tetap saja
melakukan penebangan liar.
Akhir-akhir ini
lingkungan hidup dan sumber daya alam kita telah mengalami penurunan baik
secara kualitas maupun kuantitas yang dapat menyebabkan global warming. Oleh
karena itu, penyusun memilih judul “Kerusakan Hutan di Pulau Jawa”.
B.
Rumusan Masalah
Masalah-masalah yang diteliti, dirumuskan :
1)
Apa yang dimaksud dengan hutan?
2)
Apa
manfaat hutan?
3)
Apa
faktor penyebab kerusakan hutan di Indonesia?
4)
Dampak
apa saja yang ditimbulkan oleh kerusakan hutan ?
5)
Daerah
manakah yang mengalami kerusakan hutan ?
C.
Ruang Lingkup
Pembatasan masalah yang diteliti penyusun
adalah :
1)
Pengertian hutan
2)
Manfaat hutan
3)
Penyebab
kerusakan hutan
4)
Dampak
kerusakan hutan
5)
Daerah yang mengalami
kerusakan hutan
D.
Tujuan Penelitian
1)
Agar
pembaca dapat mengetahui pengertian hutan.
2)
Mengetahui
manfaat-manfaat
hutan.
3)
Mengetahui
penyebab kerusakan hutan.
4)
Mengetahui
dampak kerusakan hutan.
5)
Mengetahui daerah yang mengalami kerusakan hutan
E.
Manfaat
1)
Pembaca
dapat menyadari tentang pentingnya sumber daya hutan bagi kehidupan makhluk
hidup.
2)
Pembaca
dapat lebih bertanggung jawab dan berusaha untuk menjaga kelestarian hutan.
3)
Pembaca dapat belajar menjaga dan melestarikan hutan serta
menemukan cara-cara terbaru untuk mengoptimalkan hutan di Indonesia.
4)
Untuk menambah
wawasan pembaca mengenai manfaat hutan,penyebab penyebab
kerusakan hutan di Indonesia serta dampak kerusakan hutan terhadap kelangsungan
hidup makluk hidup lainnya.
5)
Sebagai salah satu
acuan dalam membuat karya tulis berikutnya.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Hutan
Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi
dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini
terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung
karbon dioksida (carbon dioxide sink), habitat hewan, modulator arus
hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi
yang paling penting.Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh
dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim
dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua
besar.Hutan merupakan suatu kumpulan tetumbuhan, terutama pepohonan atau
tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas.
B.
Manfaat – Manfaat
Hutan
Hutan memiliki banyak manfaat untuk kita
semua. Hutan merupakan paru-paru dunia sehingga perlu kita jaga karena jika
tidak maka hanya akan membawa dampak yang buruk bagi kita di masa kini dan masa
yang akan datang.
·
Manfaat/Fungsi Ekonomi :
a) Hasil hutan dapat dijual langsung atau diolah
menjadi berbagai barang yang bernilai tinggi.
b) Membuka lapangan pekerjaan bagi pembalak hutan
legal.
c) Menyumbang devisa negara dari hasil penjualan
produk hasil hutan ke luar negeri.
·
Manfaat/Fungsi
Klimatologis :
a) Hutan dapat mengatur iklim.
b) Hutan berfungsi sebagai paru-paru dunia yang
menghasilkan oksigen bagi kehidupan.
·
Manfaat/Fungsi
Hidrolis :
a) Dapat menampung air hujan di dalam tanah.
b) Mencegah intrusi air laut yang asin.
c) Menjadi pengatur tata air tanah.
·
Manfaat/Fungsi
Ekologis :
a) Mencegah erosi dan banjir.
b) Menjaga dan mempertahankan kesuburan tanah.
c) Sebagai wilayah untuk melestarikan
kenaekaragaman hayati.
C.
Penyebab Kerusakan Hutan
Kerusakan hutan dapat
disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya :
1)
Pemanfaatan sumber daya hutan secara berlebihan, contoh penebangan hutan
oleh pengusaha swasta HPH (Hak Penguasaan Hutan) seperti untuk keperluan
industri, peralatan rumah tangga dan bahan bangunan
2)
Pengalihan fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian, pemukiman atau
kegiatan pertambangan
3)
Penebangan hutan yang dilakukan oleh para peladang berpindah
4)
Kebakaran hutan karena ulah
manusia atau faktor alam
D.
Dampak Kerusakan Hutan
Kerusakan hutan dapat
menimbulkan beberapa dampak, diantaranya :
1)
Punahnya berbagai jenis hewan dan tumbuhan
2)
Terjadinya perubahan iklim karena pengaturan klimatologis seperti hujan,
suhu, dan sinar matahari menjadi tidak lagi berfungsi
3)
Terjadinya kekeringan pada musim kemarau dan akan terjadi banjir pada
musim hujan
4)
Terjadinya lahan kritis dimana tanah menjadi tidak subur sehingga
tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik
E.
Daerah
yang Mengalami Kerusakan Hutan
Peringkat kerusakan hutan
tertinggi, di wilayah Unit I Jatim, Unit II Jateng dan Unit III Jabar. Jatim
berada di kawasan Padangan (Bojonegoro), Saradan (Madiun) dan Ngawi. Jateng di
Cepu, Karangharjo, Randu Belatung dan Parengan. Sedangkan di Jabar yaitu Sumedang
dan Tasikmalaya
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari pembahasan di bab II penulis dapat menyimpulkan
bahwa kerusakan hutan yang ada di beberapa daerah di Pulau Jawa merupakan salah
satu ulah manusia yang dapat menyebabakan berbagai bencana bagi lingkungan
maupun kehidupan manusia.
Maka dari itu masyarakat harus menyadari akan
pentingnya fungsi hutan bagi lingkungan maupun kehidupan manusia. Untuk melakukan apa yang dicita - citakan
tidak akan berhasil tanpa didukung oleh kesadaran manusianya. Maka dari itu, dalam kerangka memelihara lingkungan, mulailah dari yang kecil. Mulailah dari diri sendiri dan mulailah dari
sekarang. Mari kita cintai diri kita dan makhluk lain dibumi dengan senantiasa
menjaga dan memelihara lingkungan hidup.
B.
Kritik dan Saran
a) Ikut menjaga
kelestarian hutan dengan cara mengikuti program reboisasi
b) Memberi penyuluhan
kepada masyarakat tentang bagaimana cara menjaga kelestarian hutan dengan baik
c) Seharusnya pihak
pemerintah lebih memerhatikan
d) Masyarakat diharapkan terus menjaga dan merawat hutan
serta dapat belajar dan mengembangkan wawasannya mengenai hutan di Indonesia
agar dapat dimanfaatkan secara optimal danIndonesia menjadi lebih sejahtera.